Something I Hate
Gw terjebak dalam kemacetan malam hari, agak aneh rasanya jalanan yang hampir tiap hari gw lalui dan hampir tidak pernah dipadati oleh kendaraan, kali ini benar-benar seperti tumpah ruah dengan jejeran mobil, motor dan beberapa truck container. Puluhan atau mungkin ratusan kendaraan itu mengantri dengan pengemudi yang menurut gw tidak bedanya dengan gw, menyimpan rasa kesal.
Tadinya gw pikir mungkin ada demonstrasi, tapi pikiran itu seketika gw tepis karena bukan hal yang logis ketika demonstrasi dilakukan dimalam hari. Atau jangan-jangan ada kecelakaan di depan sana?? Ah, semoga saja tidak ada korban yang menderita luka parah ketika itu memang benar adanya.
Gw yang sedang berada di boncengan sepeda motor yang dikendarai oleh ade gw meminta supaya ade gw menyusuri sisi jalan yang masih bisa dilalui. Dengan perlahan sepeda motor yang gw tumpangi menuju ke depan dan mulai terlihat jalan kosong yang bebas dari kemacetan.
Pikiran gw semakin bingung setelah mengetahui memang benar-benar tidak ada demonstrasi di depan sana, bahkan tidak juga kecelakaan yang sempat terfikir dalam benak gw. Yang ada hanya sebuah keributan antara Pria baya ‘berseragam loreng’ dan pengemudi angkot dengan penumpang yang penuh.
Gw meminta ade gw untuk berhenti sejenak untuk menyanyakan apa yang terjadi pada salah satu orang yang berkerumun di pinggir jalan.
“Motor Bapak anggota itu HAMPIR keserempet angkot, mas”, kata Ibu muda yang menyaksikan kejadian itu. “trus kok motornya ada ditengah jalan gitu bu???”, tanya gw. “Tadinya bapak anggota itu sempet tereak-tereak, pas angkotnya minggir motor bapak itu langsung ditinggalin aja ditengah jalan, tadi sempet ngeluarin tembakan mas, ngeri deh ngeliatnya”, tutur Ibu muda tadi. Ow ow ow… seketika gw teringat dengan pelajaran Biologi waktu di SMP dulu, tentang rantai makanan pada HEWAN Carnivora. Yang MERASA kuat akan memakan yang lemah. I’m sure that this is nothing to do with The Institution, masalah yang sebenarnya ada di pribadi si Bapak ‘berseragam loreng itu’, dia merasa berkuasa dengan senjatanya hingga tidak lagi peduli bahwa kemacetan yang terjadi adalah sebagian besar atas kontribusinya. Dia merasa berkuasa dengan senjatanya hingga merasa perlu membuat masyarakat lemah tertunduk takut dihadapannya dan memberi penghormatan yang setinggi-tingginya atas kekuasaan yang dia punya. So, what is something that I really hate in this case? Bukan kemacetannya, bukan juga Institusi yang secara tidak langsung menjadi perhatian banyak orang dan terpaksa membuat deretan catatan hitam hubungan kemasyarakatannya menjadi lebih panjang karena ulah oknum anggotanya sendiri. Tapi gw sangat benci ketika melihat seseorang siapapun dia, dari institusi manapun dia, dengan latar belakang apapun dia, menggunakan kekuasaannya untuk menekan ‘saudara’ nya sendiri demi pemuasan hawa nafsu… Hey Bung, diatas langit masih ada langit…
We are nothing in front of GOD
The most Greatful and The most Merciful
Leave a comment
huhu sama…
emank laganya ituu sokk banget..
coffeeoriental
23/10/2009
Ehm, gaya bgt t org. #injak2.
Ivan@mobii
23/10/2009
Gw yang sedang berada di boncengan sepeda motor yang dikendarai oleh ade gw << adekmu cewek kan?? dan km diboncengin cewek say,… emansipasi ya?? =))
Topik yang aga-aga nyambung << iye bener, i topik emang suka kadang ga nyambung.
eh, thats why aku ga pernah mau pacaran sama cowok berseragam kyk gitu-celana ketat-ramput cepak-tapi sok jago padal cuma kopral
BrenciA KerenS
23/10/2009
itulah yang salah di negeri ini.. ketika kita ingin memperbaiki kinerja suatu instansi, yang paling susah adalah ngerubah pola pikir dari sdm-nya yang udah karatan dan batu..
niko
23/10/2009
coffeeoriental :
Iya, ternyata ngga sedikit loh orang-orang kaya Bapak itu…
Ivan@mobii :
Jiyakakakak, sebelom lo injek2 loe dah di Dooooor duluan kali van :P
BrenciA KerenS :
Hahahaha, sayangnya gw agak kurang suka naek motor mio, makanya gw selalu dibonceng darl :)
si topik waktu sekolah sering bolos ya say? makanya dia suka ga nyambung? hahahaha….
Lha, kamu memang senengnya pacaran sama bussinessman tho??
Niko :
Hahaha, kayanya untuk kasus yang loe bilang itu ngga cuma berlaki di negeri kita deh, di beberapa negara lain pun masih jadi kondisi dilematis terbesar di beberapa institusi…
perlu ada revolusi besar-besaran tuh *gubraxxx, gw ngomong apaan sih???*
hahaha….
Otak Cutbray
23/10/2009