Your browser (Internet Explorer 6) is out of date. It has known security flaws and may not display all features of this and other websites. Learn how to update your browser.
X
Post

Penyesalan

Pregnant female Aku hamil tanpa suami, apa aku harus menyesal?
Tidak hanya pada satu lelaki tetapi tiga, apa aku harus marah?
Aku melakukannya dengan segala kesadaran yang ku punya…
Jangan sebut aku pelacur !!!
Karena kami melakukannya atas dasar suka sama suka…

Aku seorang gadis belia berusia tidak lebih dari 22 tahun dan sedang mengandung anak sulung ku yang berusia 5 bulan dalam kandungan ku. Semua orang menghina ku, semua orang mencerca kondisi ku, bahkan ayah ku satu-satunya orang tua yang ku punya telah menjatuhkan justifikasi dengan mengutuk aku sebagai anak durhaka dan aku tidak lagi diizinkan untuk menginjakkan kaki ku di rumahnya…

Apa aku harus sedih??

Sejak kecil aku dibesarkan oleh orang tua angkat ku, Ibu kandung ayah ku tapi tidak dengan ayah kandung ayah ku. Kemana Ibu kandung ku? Beliau telah lama meninggalkan kami ke tempat yang sangat jauh ketika aku dilahirkan.

Hidup ku semakin tak tentu arah terlebih ketika Ibu angkat ku pun akhirnya pergi meninggalkan kami, juga ke tempat yang sangat jauh. Kini hanya tinggal ayah angkat ku yang sangat menyayangi ku walaupun aku membawa malu bagi keluarga ku.

Kenapa harus malu?
Kenapa harus mengurung diri?
Kenapa harus lari dari kenyataan?
Kenapa harus membuat mereka-mereka menang atas kedigdayaan hina dan cerca yang mereka lontarkan kepada mu??

Itu yang selalu ayah angkat ku katakan kepada ku ketika aku terjatuh, ketika aku luluh dalam emosi yang tak tentu, ketika aku berharap hilang dari segala wujud nyata. Tapi tak jarang, seketika aku bisa bangkit kembali, berdiri tegak, dan menatap kedepan. Bukan untuk ku, bukan juga untuk mereka-mereka yang menyisihkan aku. Melainkan untuk anak ku, buah hati ku, anugerah dari Tuhan ku, yang tak pantas untuk turut menanggung beban Ibu nya, karena ini semua bukan kesalahannya.

Saat ini, aku hanya hidup untuk anak ku. Anak ku punya hak untuk merasakan indah nya hadir di dunia, dia akan didewasakan oleh getirnya kenyataan yang tidak melulu sama dengan apa yang diinginkan. Dia harus menjadi manusia hebat yang mampu melindungi Ibu nya dari segala serangan yang mengatas namakan kebenaran dan kesucian.

Anggaplah aku bukan manusia suci… tapi aku yakin mereka-mereka juga tidak kemudian menjadi suci dengan menyiksa ku dengan segala diskriminasi yang tak henti-hentinya dilancarkan kepada ku.

Sekali lagi….

Aku hamil tanpa suami, apa aku harus menyesal?
Tidak hanya pada satu lelaki tetapi tiga, apa aku harus marah?

Aku bahkan tidak tahu yang mana yang menghamili ku…
Aku melakukannya dengan segala kesadaran yang ku punya…

Jangan sebut aku pelacur !!!
Aku tak pernah mendapatkan sepeser uang pun setelah melakukannya…
Karena kami melakukannya atas dasar suka sama suka…

Aku tahu, tidak sesosok makhluk pun yang membenarkan perilaku ku. Bahkan aku tahu, mungkin Tuhan ku pun sangat membenci ku dengan segala kelakuan ku. Tapi aku tetap berharap, ada pengampunan untuk ku. Karena ini adalah sebentuk eksplorasi hidup yang terlanjur ku lakukan dimasa muda ku, mungkinkah Tuhan sudah menggariskan semuanya untuk ku??

TIDAK !!!
Aku tidak pernah menyesali hidup ku…

Satu-satunya sesal yang menghinggapi relungku adalah ‘tidak satu pun dari tiga lelaki’ yang pernah hadir dalam kehidupan cinta ku kini hanya bisa berlari menjauh, tunggang langgang bagaikan kucing-kucing yang menghindar dari siraman air keras setelah mencuri ikan dari dapur wanita muda yang baru belajar memasak.

Aku yakin, mungkin kalian yang kini mengetahui kisah hidup ku akan berfikiran sama dengan mereka-mereka yang menghina ku… itu hak kalian!! Aku hanya memohon satu hal, “cobalah untuk tidak menjadi hakim sebelum penghakiman mulia hadir pada diri-diri kita”. Itu saja… !!!

  • lagi seneng nulis roman ya ed?? ditunggu yah bukunya klo dah jadi… :D

    niko

    12/01/2010

  • bangkit saja kawan…. jika kesedihan tak membuatmu berjalan ke arah yg lebih baik,,, abaikan saja kesedihan itu…. hehehe

    Bandit Pangaratto™

    12/01/2010

  • Sejak kecil aku dibesarkan oleh orang tua angkat ku, Ibu kandung ayah ku tapi tidak dengan ayah kandung ayah ku <<<— ini maksudnya apa ya say…

    aku bangun tidur bener nih, jadi agak ga konek..

    bre

    12/01/2010

  • sama ma mbak bre … kata2 yg itu mbingungi

    Etha

    12/01/2010

  • btw…ceritane sedih banget toh yooo :((

    Etha

    12/01/2010

  • saya juga memohon … jangan menghakimi seseorang hanya karna dia dia sedang diuji ..

    hmmm..ngomong opo toh etha iki :D

    Etha

    12/01/2010

  • Niko :

    Thanks Nik, Amiiin…
    Hahaha… banyak banget yang nge-do'ain bikin buku :)

    Bandit Pangaratto :

    Baiklah dit, akan ku katakan pada gadis dalam khayalan ku itu untuk tidak larut dalam kesedihannya :)

    Thanks anyway :)

    Bre & Etha :

    'tidak dengan ayah kandung ayah ku'
    itu cuma permainan kata say, supaya ngga monoton :)
    Sebenernya maksud aku, 'ayah tiri ayah ku'

    hihihi… maap 'mbingungi :)

    Etha :

    Makasih ya dear… seneng deh kalo ada masukan kaya gini, jadi semangat untuk lebih meng-improve diri :)

    Otak Cutbray

    12/01/2010

  • Tidak…aku tidak menghinamu ! aku salut dengan ketegaranmu, untuk menjadi seorang ibu. Kau menyesal dengan berbesar jiwa

    Pencarian

    12/01/2010

  • Salam sobat, datang mempererat silaturahmi… maaf baru mampir lagi… kesehatan memburuk baru membaik… Semoga selalu dalam kebahagiaan…

    Ninneta

    ninneta

    20/01/2010

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment