Tuhan, untuk apa aku hidup?
Untuk apa aku hidup?
Ibuku berkata, “untuk menyembah kepada Tuhan tentunya”
Tuhan yang mana?
Terlalu banyak Tuhan di muka bumi ini
Hingga membuat ku kerap bertanya, Tuhan yang mana yang patut disembah
Aku kenal dengan Tuhan sudah sejak kecil
Bukan perkenalan langsung tapi perkenalan perantara Ibu ku
Ibu ku berkata, “Tuhan ada dimana-mana”
Disetiap jiwa manusia, di hati kita semua
Ibu ku berkata, “Tuhan bersemayam di atas kerajaan-Nya”
Dialah Raja segala Raja
Ibu ku berkata, “Tuhan lah pencipta seluruh umat manusia”
Dialah pencipta semua makhluk, tanpa terkecuali
Tapi kenapa manusia punya Tuhan yang berbeda-beda
Tapi kenapa manusia beranggap hanya Tuhannya lah yang terhebat
Tapi tidak dengan Tuhan yang lainnya
Mereka saling hina atas nama pembelaan Tuhan mereka
Mereka saling bunuh atas nama pembelaan Tuhan mereka
Mereka saling rebut kuasa padahal yang mereka rebut adalah punya Tuhan juga
Untuk apa aku hidup?
Ibuku berkata, “untuk menyembah kepada Tuhan tentunya”
Lalu aku bertanya, “Tuhan yang mana?”
Beliau hanya tersenyum kepada ku seraya berkata,
”Hanya ada satu Tuhan, pencipta seluruh makhluk, penguasa alam semesta, Dia hidup abadi, dan Dia menyayangi kita semua”
Ibu, apakah Tuhan punya agama?
Ibu, apakah Tuhan memilih satu dari banyak agama di bumi?
Ibu, apakah Tuhan juga yang membuat agama menjadi banyak?
Ibu, apakah Tuhan akan menyelamatkan semua agama yang ada?
Ibuku hanya terdiam seribu bahasa.
Leave a comment
puisinya bagus banget….
yuni
29/01/2010
Jawabannya semua ada di Alquran… :)
Bre
30/01/2010