Garisnya Dua
Udah lumayan lama ga nge-blog, bukan karena ga punya cerita, tapi lebih karena ngga jarang penyakit males lebih punya kekuatan untuk menguasai pikiran gw menuliskan kisah hidup dihalaman ini…
Berbeda dengan hari ini, mungkin karena gw lagi seneng kali yah, pagi ini istri ngebangunin gw membawa kabar gembira :D haha, sekarang udah ada seseorang yang bisa dipanggil istri :)
Yah, walaupun rada telat mencatat, sekarang sudah memasuki minggu ke-3 dalam kehidupan gw setelah tanggal 8 April 2012 yang lalu gw melepas masa lajang. Udah officially misah dari orang tua dan punya tempat tinggal buat berdua walaupun masih ngontrak, tapi Istri selalu berasa Home Sweet Home tiap kali pergi untuk beberapa hari dan kembali dikemudian hari :D
Rumah Dijual – Mau pasang iklan rumah gratis? Pastikan Kolom Rumah jadi pilihan yang tepat!
Mau mencari rumah dijual, apartement atau mau pasang iklan properti secara gratis? Jangan khawatir. Jika anda adalah seseorang yang sedang mencari rumah atau berbagai macam jenis tempat tinggal seperti apartement, rumah untuk disewa atau bahkan anda ingin menjual rumah, pastikan anda mengunjungi website kolomrumah.com. Kolom rumah merupakan Salah satu website properti yang lengkap dan terpercaya yang bisa Anda gunakan sebagai alat pencarian.
Selain info rumah dijual, di website Kolom Rumah ini, Anda juga bisa mendapatkan semua info tentang properti, mulai dari tips-tips praktis seputar rumah sampai info-info menarik lain yang pastinya akan sangat berguna bagi anda. More…
Seorang penganiaya
Dan yang tersembunyi itu akhirnya tanpa sengaja gue buka. Awalnya agak ragu juga buat gue untuk mengetahui apa yang harusnya ngga gue ketahui, gue tau ini salah, tapi godaan untuk mengetahui lebih jauh semakin kuat mendorong gue untuk terus dan terus membuka…
Terperangah takjub sekaligus tertoreh luka, ternyata gue seorang penganiaya…
Maafkan saya, saya tak bermaksud melakukannya…
Menuju cahaya baru
Mungkin langkah yang selama ini gue jalani hanya terhitung sebagai langkah tanpa resiko yang berarti, berubah sejak akhirnya gw memutuskan untuk melepas masa kelajangan gue yang insya Allah akan berlangsung dalam beberapa minggu kedepan, langkah-langkah yang gue ambil dan gue pilih untuk dijalani adalah langkah-langkah penuh resiko, bagai sedang menaiki sebuah roller coaster yang tingkat fear point-nya maha dahsyat. Pilihan kedepannya cuma dua, hidup dengan kebahagiaan atau mati konyol sebagai cecunguk cundang tak bermartabat.
Dengan dalih keluar dari kotak indah bernama comfort zone akhirnya gue memutuskan untuk menapaki hidup dengan lompatan besar dari kaki kecil yang gue punya, akan terasa sulit pastinya, tapi semoga saja lompatan itu tidak mendorong gue untuk tercebur kedalam jurang kematian.
Ya, awal bulan nanti adalah saat yang dinantikan itu…
Bismillah… semoga ada cahaya baru yang lebih indah disana (‘:
Merokok di Singapura
Singapura mungkin adalah neraka bagi seluruh perokok dunia (bagi mereka yang berkunjung ke Negara ini), kecuali tentunya buat yang punya kocek lebih hingga 1000 SGD tiap kali ingin mencoba-coba apa yang akan terjadi ketika mereka merokok sembarangan ditempat umum. Bagaimana tidak, hari ini aja sulit sekali bagi gue menemukan tempat yang benar-benar nyaman untuk bisa menikmati sebatang tembakau inspirasi yang kadang bisa membantu gue menemukan secercah ide untuk menghidupi cucu-cucu gue kedepannya. Yah, beberapa hal yang bisa gue lakukan saat ini adalah memastikan tempat itu benar-benar bisa digunakan untuk merokok (smoking area) yang mana sangat sedikit sekali jumlahnya di sini atau menunggu waktu pulang ke hotel dan bersegera ke smoking corner atau toilet kamar gue. Atau menjalankan pilihan ampuh yang juga disediakan oleh Pemerintah Singapura yaitu BERHENTI TOTAL.
Tapi sebenarnya gue masih menemukan satu atau dua perokok nekat yang merokok dipinggir jalan dan public place non-AC yang jelas-jelas disitu tertempel gambar larangan merokok. Dalam benak gue, “Oh, mungkin dia orang kaya banget kali yah, jadi kalo pas ketangkep dia bisa langsung bayar dendanya”
Dan gue pun penasaran, kira-kira dimana aja sih tempat-tempat yang boleh merokok di singapura ini??
The Uncertainty
Konon hidup itu seperti serpihan-serpihan ketidak pastian. Seperti pada saat gue menuliskan kalimat ini, hingga dititik ini. Gue ngga pasti tau mau dibawa kemana arah tulisannya, gue membiarkan tulisan gue mengalir untuk mengetahui sejauh mana otak dan jari-jari gue ter-sinkronisasi.
Manusia itu gudangnya rencana, sebut saja pada saat gue buka blog writer client tadi, ada beberapa topik yang terencana untuk gue tuliskan, hingga terpilihlah judul ‘The Uncertainty’ ini, karena gue berfikir gue ngga yakin bisa menyelesaikan tulisan lainnya disaat ketidakpastian menyelimuti pikiran gue,
Konon dalam hidup itu cuma ada beberapa hal aja yang pasti, such as mati, jodoh, rejeki, dan entah lagi yang lainnya. Tapi tetap saja beberapa hal yang tadi gue sebutkan harus butuh upaya untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Gue menyebut hal-hal itu seperti kepastian dalam ketidakpastian. Gue pasti mati tapi gue ngga pasti tau mati dalam kondisi seperti apa. Gue pasti berjodoh dengan sesuatu tapi gue ngga pasti tau akan seperti apa jodoh itu nantinya. Demikian halnya dengan rejeki, yang gue tau gue cuma butuh untuk tidak mengecewakan orang-orang yang ada dibelakang gue.
Gue mulai bisa menikmati hal ini kayaknya, seperti menyusun puzzle-puzzle ketidak pastian menjadi sesuatu yang persis sama seperti yang gue inginkan, walaupun katanya ketidak pastian hari ini akan menghasilkan sebuah kepastian yang sudah digariskan suatu hari nanti.
God sometimes plays in a funny way :)